Langsung ke konten utama

Menemukan Kepingan Hati




Part V
Menemukan Kepingan Hati
Kalau di kamu saja aku bisa menemukan semua yang aku cari, sepertinya tak ada lagi alasan untuk meninggalkan dan pergi. karena aku yang memilihmu, aku percaya kau bisa memulihkan hatiku. Bahagia itu bisa ketawa bareng sama kamu, bisa nangis bareng sama kamu. :) Menghabiskan waktu dengan kamu itu nggak pernah membosankan, meski yang kita lakukan hanyalah hal-hal konyol. Cinta selalu datang dengan cara yang ia ingin kan. Kadang tak mudah dimengerti. "Kamu harus memilih, menetapkan hati, jangan pulang ke belakang, jika kamu tak ingin menemukan luka yang sama." Terima gue yang sekarang, ga perlu elo ungkit-ungkit masa lalu gue

Part VI
Jangan sedih ya, sedihmu itu sedihku juga :'(
Kebahagian terbesarku adalah saat aku dapat membuat kamu terus tersenyum bahagia..Kamu tidak akan pernah tau seberapa besar rasa kecewa yg masih tersimpan di dalam diri ini meski kau sudah bisa melihatku tertawa :') Terimakasîh karena kamu telah memberikan aku kesempatan untuk mencintai dirimu. Kamulah manusia yang membuat aku betah berlama-lama jatuh cinta, berlama-lama menunggu. Tak ada yang lain di hatiku; hanya kamu! Apakah masalah hati dalam hubungan Anda berkisar pada kesulitannya menghilangkan kebiasaan buruknya? Jika ya, lebih berhati-hatilah. Karena, jika dia mencintai Anda, dia akan meninggalkan kebiasaan buruknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah pengendalian vektor

MAKALAH “KONSEP DAN METODE PENGENDALIAN VEKTOR DAN BINATANG PENGGANGGU ” Diajukan sebagai salah satu Syarat mengikuti Pelajaran Pengendalian Vektor dan Binatang Pengganggu-B”   POLTEKKES KEMENKES Tanjung Pinang   Di Susun Oleh: KELAS II.B KESLING Apriliasari Ekasaputri Kementrian Kesehatan Republik Indonesia POLTEKKES KEMENKES TANJUNGPINANG JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN 2014 KATA PENGANTAR Pertama-tama penulis ucapkan   puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nyalah   maka penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “KONSEP DAN METODE PENGENDALIAN VEKTOR DAN BINATANG PENGGANGGU ” ini dengan semaksimal mungkin.       Tidak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada: 1.       Bapak drh.Iwan Berri Prima 2.       Semua pihak yang telah menyumbangkan waktu, tenaga dan pikirannya demi menyelesaik...

Makalah Nyamuk Aedes Aegypti

BAB I PENDAHULUAN 1.        Latar Belakang Penyakit atau wabah   demam berdarah   yang menarik perhatian dunia untuk pertama kali muncul di Manila pada tahun 1954. Untuk sebagian kasus demam berdarah banyak sekali terjadi di negara-negara yang terletak pada daerah tropis dan subtropis, oleh karena itu tidak mengherankan apabila nyamuk sebagai perantara virus dari penyakit ini menyukai lingkungan yang hangat untuk hidup. Bulan ini telah memasuki musim penghujan, oleh karenanya kita harus waspada dengan penyakit demam berdarah. Hal ini dikarenakan negara kita masuk di dalam daerah tropis yang merupakan tempat favorit untuk hidup dari nyamuk. Demam berdarah bisa menjadi penyakit yang mematikan jika kita tidak dengan segera menanganinya. Pembawa virus dari penyakit Demam Berdarah adalah nyamuk  aedes aegypti . Cara penyebaran virus demam berdarah melalui nyamuk aedes aegypti  yang menggigit seseorang yang sudah terinfeks...

Crustacea

Crustacea A. Kelas Crustacea Crustacea (baca: krustasea) adalah suatu kelompok besar dari arthropoda , terdiri dari kurang lebih 52.000 spesies yang terdeskripsikan, dan biasanya dianggap sebagai suatu subfilum .Kelompok ini mencakup hewan-hewan yang cukup dikenal seperti lobster , kepiting , udang , udang karang , serta teritip . Mayoritas merupakan hewan air, baik air tawar maupun laut , walaupun beberapa kelompok telah beradaptasi dengan kehidupan darat, seperti kepiting darat . Kebanyakan anggotanya dapat bebas bergerak, walaupun beberapa takson bersifat parasit dan hidup dengan menumpang pada inangnya.Crustacea adalah hewan akuatik (air) yang terdapat di air laut dan air tawar. Klasifikasi Crustacea Berdasarkan ukuran tubuhnya Crustacea dikelompokkan sebagai berikut: 1)Entomostraca (udang tingkat rendah) Hewan ini dikelompokkan menjadi empat ordo, yaitu: a)Branchiopodab) Ostracodac) Copecodad) Cirripedia 2)Malakostraca (udang tingkat tinggi) Hewan ini d...